Disnakertrans Dumai Menegaskan PT Pertamina RU II Wajib Mengumumkan Lowongan Kerja Proyek TA Kilang Simak Penjelasannya


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Dumai MT Parulian Siregar SE menegaskan, PT Pertamina RU II Dumai wajib mengumumkan lowongan kerja yang dibutuhkan perusahaan vendor PT Pertamina RU Dumai sebagai pelaksana pekerjaan proyek TA Kilang yang dikerjakan sekitar satu bulan tersebut.

Kegiatan Turn Around (TA) kilang Pertamina RU II Dumai rutin dilakukan. Namun untuk TA atau maintenance (pemeliharaan red) tahun 2020 berbeda, karena operasional kilang berhenti total. Sehingga tenaga kerja yang dibutuhkan lumayan banyak, menjalani 6.500 orang.

“Sesuai ketentuan, rekrut untuk kebutuhan sebanyak 4.500 orang naker lokal untuk TA PT Pertamina RU II
yang akan dimulai Oktober nanti harus diumumkan secara terbuka dan transparan, ” tegas Parulian Siregar didampingi Kabid Syaker dan HI Disnakertrans Dumai Irwan S.

Kata Parulian, dalam pelaksanaan TA, PT Pertamina mengutamakan perushaan Dumai. Diperkirakan sekitar 80 perusahaan lokal terlibat dalam TA Kilang tersebut.

“Silahkan masyarakat Dumai untuk membuat lamaran sesuai kebutuhan perusahaan. Namun sesuai pertemuan bersama Forkopimda Dumai Senin malam Pertamina RU II akan membuat pengumuman lowongan kerja Agustus mendatang,” jelas Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Dumai Muhammad Fadhly

Menurut Fadhly, jumlah TKA hanya 40 orang saja yang punya keahlian khusus untuk bongkar pasang alat yang memang milik mereka. “TKA hanya 40 orang, mereka tenaga skill untuk bongkar pasang alat yang memang produk harus digrancy perusahaan. Kalau pekerja yang memasangnya tetap naker lokal,” jelas Fadhly.

Adanya informasi bahwa dalam pelaksanaan TA kilang, PT Pertamina RU II mendatangkan TKA ratusan orang tidaklah benar.

Brasto mengakui adanya TKA yang akan didatangkan untuk kegiatan TA Kilang PT Pertamina RU II tersebut. “Mereka (TKA, red) untuk tenaga kerja ahli, karena mereka yang paham,” ungkapnya. (RK13)

Menurut Fadhly, jumlah TKA hanya 40 orang saja yang punya keahlian khusus untuk bongkar pasang alat yang memang milik mereka. “TKA hanya 40 orang, mereka tenaga skill untuk bongkar pasang alat yang memang produk harus digrancy perusahaan. Kalau pekerja yang memasangnya tetap naker lokal,” jelas Fadhly.

Para naker terebut wajib membawa surat keterangan hasil swab labor bebas covid 19 dari daerah asal.

Dalam kesempatan itu, Fadhly mengakui bahwa naker dari dari luar Dumai juga ada sekitar 2000 orang yang dibawa perusahan vendor.

Tidak itu saja, setibanya di Dumai, sebanyak 2.000 naker terebut harus kembali menjalani swab dari gugus tugas penanggulangan covid-19 Dumai.

Diketahui, PT Pertamina RU II Dumai akan melaksanakan TA Kilang dengan melibatkan pekerja dengan rincian 4.500 tenaga kerja asal Dumai dan 2.000 tenaga kerja luar Kota Dumai serta sekitar 40 TKA.

Unit Manager Communication, Relations and CSR Pertamina RU II Dumai Brasto Galih Nugroho membenarkan adanya TA yang memang menjadi kegiatan tahunan di Pertamina RU II Dumai. “Kegiatan pada Oktober 2020 mendatang, memang ada banyak tenaga kerja yang bakal dilibatkan, namun untuk berapa jumlahnya belum bisa kami sampai,” ungkapnya kepada awak media.

Mantan Sekretaris Dispenda Riau itu juga mengatakan kewenangan Pemerintah Kota Dumai dan pemerintah provinsi, harus duduk bersama untuk membahas membludaknya kehadiran para pekerja tersebut.
 
"Kami duduk satu meja untuk membahas ini agar bisa sama-sama kita amankan. Bekerja tidak masalah, namun wajib menerapkan protokol kesehatan," pungkas Jonli mengingatkan".

0 Response to "Disnakertrans Dumai Menegaskan PT Pertamina RU II Wajib Mengumumkan Lowongan Kerja Proyek TA Kilang Simak Penjelasannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel